Mengenal Konsep TOD Solusi Penataan Kawasan Perkotaan
|

Mengenal Konsep TOD Solusi Penataan Kawasan Perkotaan

Dalam membangun sebuah rumah Anda tentunya akan mencari perumahan yang sudah jelas legalitas dan juga kualitasnya. Dalam membangun perumahan ini, Anda membutuhkan kontraktor perumahan yang dapat membantu Anda menata dan membangun perumahan yang Anda inginkan. Bagi Anda yang tinggal diarea perkotaan. Anda tentunya membutuhkan perumahan yang mempunyai lokasi strategis dan juga mempunyai berbagai fasilitas yang layak. Dalam hal ini jasa kontraktor perumahan yang Anda pilih harus mengusasi konsep-konsep dalam penataan perumahan. Bagi Anda yang hendak mencari perumahan, Anda tentunya membutuhkan sebuah konsep Transit Oriented Development (TOD ) yang saat ini sangat banyak direkomendasikaan untuk wilayah perkotaan. Lantas apa itu  konsep Transit Oriented Development (TOD)? Artikel berikut akan membahasnya untuk Anda.

Bagi Anda yang sedang mencari perumahan atau membuat sebuah rumah. Jasa kontraktor perumahan Bahtera Puan Property dapat membantu proses pembuatan rumah Anda. Dengan jasa kontraktor perumahan kami Anda akan ditawarkan konsep design by request dan berbagai penawaran dan pelayanan terbaik lainnya. Oleh sebab itu, pastikan memakai jasa kontraktor perumahan Bahtera Puan Property untuk rumah impian Anda.

Apa Itu Transit Oriented Development (TOD) ?

[ngg src=”galleries” ids=”7″ display=”basic_slideshow”]

Menata perumahan disekitar perkotaan tentunya membutuhkan tantangan tersendiri. Sebagai salah satu wilayah yang padat penduduk. Menata sebuah kota tentunya harus membutuhkan konsep yang matang. Konsep TOD dapat menjadi trobosan terbaik dalam menata perumahan. Transit Oriented Development (TOD) adalah sebuah konsep perencanaan perkotaan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan, efisien secara transportasi, dan berorientasi pada transportasi massal, seperti kereta bawah tanah, bus cepat, atau sistem transportasi umum lainnya. Konsep ini didasarkan pada ide bahwa pengembangan perkotaan yang baik harus terpusat disekitar stasiun atau simpul transportasi publik yang ada atau yang akan dibangun. Beberapa ciri khas dari Transit Oriented Development adalah:

  • Aksesibilitas Transportasi Massal

TOD mendukung penggunaan transportasi massal dengan menempatkan fasilitas-fasilitas penting seperti stasiun kereta api atau halte bus dalam jarak berjalan kaki yang mudah diakses dari rumah, perkantoran, dan tempat-tempat penting lainnya. Hal ini mendorong orang untuk menggunakan transportasi publik daripada kendaraan pribadi.

  • Kepadatan

TOD mengutamakan kepadatan populasi dan aktivitas di sekitar stasiun atau simpul transportasi. Dengan kata lain, TOD mendorong pembangunan gedung tinggi atau campuran penggunaan lahan yang mencakup perumahan, bisnis, dan ruang publik yang menarik.

  • Penggunaan Lahan Yang Multifungsional

Konsep ini mendorong penggunaan lahan yang multifungsional, di mana orang dapat tinggal, bekerja, berbelanja, dan bersantai di area yang sama. Hal ini mengurangi kebutuhan akan perjalanan jarak jauh dan mengurangi kemacetan lalu lintas.

  • Desain Yang Berfokus Pada Pejalan Kaki

TOD mempromosikan desain lingkungan yang ramah bagi pejalan kaki dengan trotoar yang luas, penyeberangan yang aman, dan akses yang mudah ke stasiun atau halte transportasi.

  • Pengurangan Dampak Lingkungan

Dengan mengurangi ketergantungan pada mobil pribadi dan mendorong penggunaan transportasi massal, TOD dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara.

  • Pengembangan Berkelanjutan

TOD sering kali berfokus pada pembangunan yang lebih berkelanjutan, termasuk penggunaan energi yang lebih efisien, pengelolaan air yang lebih baik, dan pemanfaatan sumber daya alam yang lebih bijaksana.

Baca Juga : Konsep Attic Room Untuk Desain Rumah Yang Lebih Nyaman

Dalam rangka untuk mencapai tujuan-tujuan ini, perencanaan dan kerjasama yang baik antara pemerintah, pengembang properti, dan masyarakat lokal sangat penting. TOD telah diterapkan dengan sukses diberbagai kota di seluruh dunia sebagai upaya untuk menciptakan perkotaan yang lebih berkelanjutan, efisien secara transportasi, dan nyaman bagi penduduknya.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *